MasterClass Ilmu Komunikasi 👥
Identitas Mata Kuliah
- Nama Mata Kuliah: MasterClass Ilmu Komunikasi
- Jumlah SKS: 3 SKS
- Kode Mata Kuliah: KOM2024-BCB
- Tingkat Kesulitan: Pemula (Beginner)
- Semester: Special Term
- Jadwal Kelas: Fleksibel (Self-Paced)
- Format Kursus: Self-Paced
- Penyusun: Iwan Kurniawan
Iwan Kurniawan (Wan's)
- Content Creator & Founder BCB Academy @belajarcarabelajar
- Polymath Learner - Alumni Universitas Indonesia - Summa Cumlaude (IPK 3.91)
- Coursera Learner dengan +105 sertifikat (14 Sertifikasi Profesional) dari Google, Meta, IBM, DeeplearningAI, dll.
Deskripsi & Tujuan Pembelajaran
Mata kuliah ini memberikan landasan komprehensif mengenai Ilmu Komunikasi, mulai dari definisi dasar, sejarah, elemen, model, hingga peranannya dalam masyarakat digital modern. Anda akan mempelajari berbagai jenis komunikasi dan mengidentifikasi hambatan yang sering terjadi, serta memahami etika yang melandasinya. Kursus ini dirancang untuk membekali Anda dengan pemahaman teoritis dan relevansi praktis ilmu komunikasi dalam berbagai konteks kehidupan.
Tujuan Pembelajaran:
- Memahami konsep-konsep fundamental dalam Ilmu Komunikasi.
- Menganalisis berbagai model dan jenis komunikasi.
- Mengidentifikasi dan mengatasi hambatan dalam proses komunikasi.
- Menerapkan prinsip-prinsip komunikasi yang efektif dan etis dalam konteks personal dan profesional.
Capaian Pembelajaran:
- Mampu menjelaskan definisi, ruang lingkup, dan sejarah perkembangan Ilmu Komunikasi.
- Mampu menguraikan elemen-elemen dasar dan membandingkan model-model komunikasi.
- Mampu mengklasifikasikan berbagai jenis komunikasi dan fungsinya dalam masyarakat.
- Mampu menganalisis isu-isu komunikasi di era digital dengan perspektif etis.
- Mampu mengidentifikasi prospek karir dan tren penelitian lanjutan di bidang komunikasi.
SMART Goals & To-Do List
SMART Goal: Menyelesaikan seluruh 11 modul pembelajaran Ilmu Komunikasi, termasuk menonton video, mengerjakan semua kuis hingga mencapai skor minimal 80%, dan mereview flashcards dalam 4 minggu ke depan untuk membangun pemahaman dasar yang kuat tentang teori dan praktik komunikasi.
Metode & Evaluasi Pembelajaran
Evaluasi didasarkan pada partisipasi aktif dalam model pembelajaran mandiri (self-paced). Berikut rinciannya:
- Menyelesaikan Video Pembelajaran (40%): Anda diharapkan menonton seluruh video materi di setiap modul untuk mendapatkan pemahaman konseptual.
- Kuis Pilihan Ganda & Benar/Salah (40%): Setiap modul memiliki kuis untuk mengukur pemahaman Anda. Anda dapat mengulang kuis untuk memperbaiki skor. Penyelesaian kuis adalah bagian wajib dari evaluasi.
- Review Flashcards (10%): Menyelesaikan sesi review flashcards untuk memperkuat ingatan terhadap istilah-istilah kunci.
- Tugas Akhir (10%): Mengerjakan dan mengumpulkan tugas akhir studi kasus yang mengintegrasikan seluruh materi.
Hak Cipta & Penggunaan Konten
Platform ini menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) dari Google, termasuk Gemini dan NotebookLM, untuk menghasilkan materi pembelajaran. Sesuai dengan Google Terms of Service, kami memiliki hak cipta penuh atas semua konten yang dihasilkan melalui platform AI ini, termasuk namun tidak terbatas pada video pembelajaran yang dibuat dengan NotebookLM, materi, struktur, dan fitur pembelajaran yang dihasilkan dengan Gemini AI.
Kontribusi Kreatif Manusia:
Semua konten AI dalam platform ini telah melalui proses kurasi, editing, dan strukturisasi manual yang signifikan oleh tim kami, sehingga memenuhi syarat perlindungan hak cipta sesuai UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta Indonesia.
Untuk pertanyaan terkait hak cipta, penggunaan konten, atau pelaporan masalah, silakan hubungi kami melalui kontak berikut: admin@belajarcarabelajar.com
Terakhir diperbarui: 7 September 2025
Tugas Akhir: Analisis Studi Kasus Komunikasi Krisis
Latar Belakang
"AeroFood" adalah sebuah perusahaan rintisan populer yang menyediakan layanan pesan-antar makanan sehat berbasis aplikasi. Dalam setahun terakhir, valuasi perusahaan meningkat 200% dengan basis pengguna aktif mencapai 5 juta orang di 5 kota besar. Namun, baru-baru ini terjadi insiden keracunan makanan massal yang diduga berasal dari salah satu mitra vendor utama mereka, "GreenKitchen". Laporan media menyebutkan lebih dari 100 pengguna dilarikan ke rumah sakit, dan tagar #AeroFoodPoisoning menjadi trending topic global. Data internal menunjukkan keluhan terkait kualitas GreenKitchen telah meningkat 30% dalam dua bulan terakhir namun tidak ditindaklanjuti secara serius.
Tantangan Utama
- Hambatan Komunikasi Internal & Eksternal: Kegagalan komunikasi antara departemen Quality Control dan Manajemen menyebabkan keluhan pelanggan terabaikan. Secara eksternal, respons awal perusahaan di media sosial dianggap lambat, defensif, dan kurang empatik (Hambatan Psikologis & Semantik).
- Etika Komunikasi & Tanggung Jawab: Perusahaan dihadapkan pada dilema etis: apakah harus segera menyalahkan GreenKitchen (mitra) untuk menyelamatkan reputasi, atau mengambil tanggung jawab penuh sambil melakukan investigasi. Keputusan ini akan berdampak besar pada kepercayaan publik dan hubungan dengan mitra lainnya.
- Peran Media di Era Digital: Krisis ini diperparah oleh penyebaran disinformasi dan hoaks di media sosial. Beberapa influencer menyebarkan informasi palsu bahwa AeroFood sengaja menggunakan bahan murah, yang memperburuk opini publik dan merusak citra merek yang telah dibangun.
Pertanyaan Analitis
- Menggunakan Model Komunikasi Transaksional, jelaskan bagaimana kegagalan AeroFood dalam mengelola umpan balik (feedback) dari pelanggan dan komunikasi internal menyebabkan krisis ini. Berikan justifikasi teoritis!
- Rancang sebuah strategi komunikasi krisis yang komprehensif untuk AeroFood. Strategi Anda harus mencakup langkah-langkah komunikasi internal (kepada karyawan) dan eksternal (kepada publik, media, dan mitra). Kaitkan strategi Anda dengan prinsip-prinsip etika komunikasi, terutama kejujuran, tanggung jawab, dan empati.
- Bagaimana AeroFood dapat memanfaatkan komunikasi digital secara proaktif untuk melawan disinformasi dan membangun kembali kepercayaan publik pasca-krisis? Berikan contoh konkret jenis konten atau kampanye yang akan Anda luncurkan.
Kriteria Penilaian (Rubrik)
- Analisis Teoretis (30%): Kedalaman pemahaman dan penerapan teori/model komunikasi yang relevan untuk menganalisis akar masalah.
- Strategi Komunikasi Praktis (40%): Kelengkapan, realisme, dan kreativitas dari strategi komunikasi krisis yang diusulkan, serta keterkaitannya dengan prinsip etika.
- Solusi Digital & Inovasi (20%): Kualitas ide dan contoh konkret dalam memanfaatkan media digital untuk pemulihan reputasi.
- Struktur dan Kejelasan (10%): Organisasi jawaban yang logis, serta penggunaan bahasa yang jelas dan profesional.
Seret & Lepas file Anda di sini, atau klik untuk memilih file.
(Menerima .txt, .pdf, .doc, .docx)
.
⚠️ Penting! ⚠️
Beberapa fitur seperti Video Pembelajaran mungkin tidak berjalan lancar ketika dibuka melalui HP / Mobile.
────────────────────
💡 Saran: Gunakan laptop atau komputer untuk mendapatkan pengalaman belajar terbaik di BCB School of Freedom.